25 Pertanyaan yang biasa di gunakan untuk melakukan audit website

Dalam audit website ini yang akan kita audit terdiri dari 5 aspek, diantaranya :

  • Aspek Desain
  • Aspek Konten dan Halaman
  • Aspek Kegunaan dan Manfaat
  • Aspek Tujuan dan Target Marketing
  • Aspek Keamanan dan Backup

Aspek Desain

1. Apakah menu navigasi website Anda mudah ditemukan dan mudah digunakan?

2. Sudahkah Anda mendefinisikan (atau apakah Anda menggunakan) skema warna di website Anda untuk konsistensi brand Anda?

3. Apakah tipografi dan font website Anda mudah dan enak dibaca?

4. Apakah Anda menggunakan gambar berkualitas tinggi di website Anda?

5. Apakah keseluruhan desain website Anda sesuai dan konsisten dengan brand bisnis Anda?

6. Apakah website Anda mobile friendly dan responsive?

Aspek Konten dan Halaman

7. Sudahkah Anda mendefinisikan dengan jelas tujuan setiap halaman dari website Anda?

8. Apakah Anda memiliki tombol CTA yang efektif di semua halaman website Anda?

9. Apakah Anda memiliki landing page yang bisa untuk membangun database email?

10. Apakah halaman ABOUT menjelaskan masalah yang Anda selesaikan secara sederhana dan mudah dimengerti oleh pembaca?

11. Apakah konten Anda jelas dan mudah dimengerti serta membuat audiens Anda merasa berada di tempat yang tepat?

Aspek Kegunaan dan Manfaat

12. Sudahkah Anda mendefinisikan siapa pembaca atau pengunjung website Anda?

13. Sudahkah Anda mendefinisikan “bagaimana” wesite Anda bisa melayani pengunjungnya?

14. Apakah website Anda memiliki pesan pemasaran yang menarik yang disesuaikan dengan pengunjung website Anda?

15. Apakah form opt-in Anda ditampilkan secara jelas di webiste Anda?

16. Apakah form opt-in Anda dengan jelas memecahkan satu masalah orang-orang yang mengunjungi website Anda?

Aspek Tujuan dan Target Marketing

17. Sudahkah Anda membuat sales funnel untuk mengubah pengunjung menjadi subscribers?

18. Apakah Anda memiliki rencana untuk mengarahkan traffic dan pengunjung ke situs web Anda?

19. Apakah Anda memiliki sistem untuk melacak perilaku pengunjung dan interaksi di situs Anda?

20. Sudahkah Anda secara jelas mendefinisikan hasil yang Anda inginkan dari website Anda?

Aspek Keamanan dan Backup

21. Apakah Anda memiliki plugin atau sistem keamanan untuk melindungi webiste Anda dari hacker?

22. Sudahkah Anda menghapus pengguna default ( seperti admin, administrator, adminweb dll) di website Anda?

22. Apakah Anda menggunakan password dan username yang kuat untuk mengamankan website Anda?

23. Apakah Anda memiliki sistem cadangan jika situs Anda di hack?

24. Apakah Anda memiliki sistem anti-spam?

Jaringan Network dan Critical Path Pada Website Walang Autoweb Rent

PROJECT CHARTER

Judul Proyek:Sistem Informasi Walang Autoweb Rent
Tanggal Mulai Proyek:6 Oktober 2021
Tanggal Akhir Proyek:31 Januari 2022
Informasi Anggaran:Walang Autoweb Rent Menganggarkan Rp.4.000.000
Manajer Proyek:Muhammad Rifky p
Tujuan Proyek
Proyek Sistem informasi ini adalah untuk membangun Sistem Informasi Penjualan di sebuah Perusahaan Rental Walang Autoweb Rent   Fungsi Sistem Informasi yang akan dibuat : Pendataan pemesananMenampilkan berbagai tipe dan spesifikasi kendaraan   Peranan Tanggung Jawab : Melakukan Review terhadap template internal dan eksternal serta contoh-contoh dokumen manajemen proyek.
Peranan Tanggung Jawab
NoNamaPerananPosisi
1Muhammad Rifky PradanaProject ManagerProject Manager
2Dandi RaisAdministratorAdministrator
3RidwanProject OwnerProject Owner
4Farhan MiftahulDesignerDesigner
5HartoyoSistem AnalystSistem Analyst
6Abdul LatifProgrammerProgrammer
7Riza NoorProgrammerProgrammer
  1. Tujuan

Tujuan dari proyek ini adalah untuk membuat Aplikasi Rental Walang Autoweb Rent Berbasis website yang diharapkan dapat mempermudah customer dalam menemukan rental mobil secara online. Sehingga dengan adanya website ini dapat meningkatkan pelayanan rental yang sebelumnya offline menjadi online.

  1. Features

Aplikasi ini memiliki fitur antara lain :

  • Menampilkan rating pada setiap kendaraan.
  • Dapat mencetak bukti pemesenan.
  • Menambahkan fitur remember me.
  • Menambahkan fitur live search.
  • Menambahkan fitur pagenation
  • Budget Estimate and Financial Analysis
NODeskripsi TugasWaktu Tenaga KerjaTarif Tenaga KerjaJumlah Tenaga KerjaBiaya Tenaga KerjaBiaya Lain lainTotal
1Hosting  1 1  800.000
2Design  1 1  400.000
3Testing Program  1 1  500.000
4Maintenance  1 1  2.000.000
 Jumlah     3.700.000
  1. Schedule Estimate
NoDeskripsi TugasDurasi hari kerjaMulaiSelesai
1Analisa dan Design Sistem76-10-202112-10-2021
1.1Menganalisa Sistem Kepegawaian dengan melakukan wawancara kepada pihak yang di tunjuk36-10-20218-10-2021
1.2Membuat data flow diagram (DFD)19-10-20219-10-2021
1.3Membuat Entity Relationship (ERD)110-10-202110-10-2021
1.4Dokumen Analisa & desain sistem211-10-202112-10-2021
2Desain aplikasi713-10-202118-10-2021
2.1Membuat desain input213-10-202114-10-2021
2.2Membuat desain report214-10-202115-10-2021
2.3Dokumentasi desain aplikasi315-20-202117-10-2021
3Pembuatan program2118-10-202108-11-2021
3.1Programing (back end & front end)1618-10-202103-11-2021
3.2Dokumentasi Program (back end & front end)503-11-202108-11-2021
4Testing Program609-11-202114-11-2021
4.1Melakukan test terhadap program209-11-202110-11-2021
4.2Memberika catat list perbaikan program211-11-202112-11-2021
4.3Dokumentasi Testing Program213-11-202114-11-2021
5Instalasi Program615-11-202120-11-2021
5.1Setting Infrastruktur dan Software pendukung315-11-202117-11-2021
5.2Instalasi Program ke Client318-11-202120-11-2021
6Dokumentasi1021-11-202130-11-2021
6.1Desain Speksifikasi Sistem221-11-202122-11-2021
6.2Dokumentasi SOP223-11-202124-11-2021
6.3Dokumentasi Administrasi Proyek225-11-202126-11-2021
6.4Dokumentasi User & Admin Guide + Dokumen Program227-11-202128-01-2021
6.5Dokumentasi Manajemen Proyek229-11-202130-11-2021
7Maintenance301-12-202103-12-2021
7.1Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem301-12-202101-12-2021

Tabel Aktivitas

KodeAktivitasSuccessorDurasi
AAnalisa dan Design Sistem7
BDesain aplikasi7
CPembuatan programA21
DTesting ProgramB6
EInstalasi ProgramC,D6
FDokumentasiE10
GMaintenanceF3

Jalur Kritis :

A, C, E, F, DAN G

Waktu Penyelesaian :

7 + 21 + 6 + 10 + 3

Perhitungan ET

Event jPredecessor I            ETi + LETj
10
210 + 7  = 77
310 + 7  = 77
427 + 21  =  2828
537 + 6    = 1313
5428 + 6 = 3434
6534 + 10 = 4444
7644 + 3  = 4747

Perhitungan LT

Event jPredecessor I            ETi + LETj
70
6747 – 3 = 4444
5644 – 10  = 3434
4534 – 6  =  2828
3534 – 6 = 2828
2328 – 21 = 77
127 – 7  = 00

Slack Event :

Event j                       ETj                         LTj                             Slack Event j

1000
2770
372821
428280
534340
644440
747047

 Generalized Audit Software (GAS)

Generalized auditing software adalah aplikasi yang dirancang untuk membantu proses audit database dan suatu rangkaian program yang dirancang khusus untuk melaksanakan fungsi pengolahan data tertentu yang berkaitan dengan audit

Fungsi dari Generalized Audit Software (GAS)

  • Membaca file komputer, memilih informasi yang diharapkan, melakukan perhitungan serta mencetak laporan dengan format yang dikehendaki auditor
  • Menghasilkan pemeriksaan yang ekonomis tetapi dengan mutu yang tinggi
  • Mencari dan membuka ( retrive), yaitu dengan hanya memilih record-record dalam file yang sesuai dengan
  • kriteria tertentu yang telah ditetapkannya
  • Menghitung , yaitu perhitungan matematis , dan operasi logik
  • uMembuat ikhtisar, yaitu menggabungkan seluruh record yang sejenis dalam urutan tertentu

Contoh dari Generalized Audit Software (GAS)

  • Resequencing atau summaring data untuk dianalisis

Contoh : Mengurutkan ulang persediaan berdasarkan lokasi untuk memudahkan pengamatan fisik.

  • Tes kalkulasi dan perhitungan-perhitungan (penghitungan ulang)

Contoh  : Menghitung ulang bunga dan verifikasi gaji bersih

SOFTWARE REQUIREMENT SPECIFICATION (SRS)

Pembuatan Aplikasi Walang Autoweb Rent Berbasis Website

Dibuat oleh: Kelompok 1 Jurusan Sistem Informasi

Universitas Gunadarma

Untuk mata kuliah:

Pengelolaan Proyek Sistem Informasi

SRS disusun oleh:

Abdul latief                             (10118030)

Dandi Rais Machmudi            (11118633)

Farhan Miftahul Aziz             (12118525)

Hartoyo                                   (13118081)

Muhammad Rifky Pradana     (14118886)

Rizanoorfauzan                       (16118261)

20 Oktober 2021

Untuk client:

Walang Auto WebRent

Jl. Danau Sunter Utara No.8, RT.10/RW.11, Sunter Jaya, Tj. Priok, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14450

Jurusan Sistem Informasi

Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi  Informasi

Universitas Gunadarma

__________________________________________________________________________________________

Ringkasan Eksekutif

Website ini bernama WalangAuto WebRent , merupakan sebuah halaman website mengenai rental mobil dan informasi mengenai spesifikasi setiap kendaraan.Website ini dibuat sesimple mungkin agar mempermudah pengguna website,pengguna cukup melakukan pendaftaran dan dapat langsung melakukan pemesanan sesuai dengan Syarat dan ketentuan yang tersedia.

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Banyak perusahaan penyewaan mobil yang menawarkan rental mobil murah, membuat setiap perusahaan ini bersaing untuk mendapatkan konsumen, dan kami dari perusahaan rental mobil WalangAutoweb Rent menawarkan sebuah penyewan rental mobil yang murah dibandingkan dengan rental mobil yang lain, Manusia tidak terlepas dari transportasi untuk melakukan kehidupan sehari – hari. Rental adalah suatu bidang usaha dibidang jasa yang dalam kegiatan usahanya terdapat unsur yaitu sewa menyewa adalah suatu perjanjian atau kesepakatan dimana penyewa harus membayarkan atau memberikan imbalan atau manfaat dari benda atau barang yang dimiliki oleh pemilik barang yang dipinjamkan. Salah satu perkembangan teknologi yang demikian pesat adalah teknologi komunikasi data, baik melalui perangkat-perangkat mobile seperti handphone, 2 PDA dan sebagainya, yang dapat memenuhi kebutuhan akan komunikasi yang cepat, kapan saja dan dimana saja.

Saat ini Walang WebRent Car Rental ini menyewakan mobil dengan berbagai macam merk mobil dengan harga yang variatif tanpa mengurangi mutu dan layanan servis, saat ini Walang Webrent Car hanya mengandalkan pemesanan melalui telepon atau whatsapp tetapi input data dikerjakan secara manual yaitu dalam bentuk kertas dan kemungkinan data bisa rusak dan hilang, disamping itu 2 membutuhkan tempat penyimpanan. Oleh karena itu agar layanan jasa lebih dikenal masyarakat luas di berbagai tempat, maka dibuat sebuah website guna memudakan pihak Walang AutoWeb Rent Car dalam melakukan pemasaran dan juga pembukuan.

1.2  Tujuan

     Tujuan dari proyek ini adalah untuk membuat Aplikasi Rental Walang Autoweb Rent Berbasis website yang diharapkan dapat mempermudah customer dalam menemukan rental mobil secara online. Sehingga dengan adanya website ini dapat meningkatkan pelayanan rental yang sebelumnya offline menjadi online.

1.3  Lingkup Sistem

Adapun ruang lingkup yang akan dibahas dalam implementasi sistem informasi ini mengenai fitur – fitur yang terdapat pada sistem informasi ini. Sistem ini memproses transaksi penyewaan mobil pendataan jenis mobil, penyewa, dan pembayaran. Sistem ini, dapat menghemat waktu tanpa perlu datang langsung ke tempat tersebut untuk memesan dan jangkauan pemasarannya lebih luas sehingga pemesanan luar daerah dapat melakukan transaksi terlebih dahulu.

1.4  Terminologi

  • SRS : Software Requirement Specifications (Spesifikasi kebutuhan perangkat lunak)
  • HTML: Hyper Text Markup Language (html), merupakan bahasa markup yang digunakan untuk membuat halaman web dan menampilkan berbagai informasi didalam sebuah browser.
  • PHP: PHP (Hypertext Processor), yang merupakan sebuah bahasa scripting tingkat tinggi yang dipasang pada dokumen HTML
  • CSS: Cascading Style Sheet (CSS) merupakan salah satu bahasa pemrograman web untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam
  • MySQL: My Structure Query Language adalah salah satu Database Management System (DBMS)

1.5  Sistematika Dokumen

Sistematika ini digunakan dalam penulisan ilmiah terdiri dari beberapa bab dan terbagi menjadi 7 bab, setiap babnya berisikan penjelasan yang berbeda-beda yaitu:

1.PENDAHULUAN

    Bab pertama ini terdiri dari latar belakang, Batasan masalah, tujuan penulisan, dan sistematika                penulisan.

2.DESKRIPSI UMUM SISTEM

    Menjelaskan tujuan bisnis dari organisasi yang akan dicapai dengan pemanfaatan sistem informasi        yang dibangun.

3.KEBUTUHAN FUNGSIONAL

    Kebutuhan fungsional sistem dapat dimodelan dengan pemodelan UML, use-case.

4.KEBUTUHAN DATA

    Menjelaskan dengan rinci setiap data yang dibutuhkan oleh pengguna. Kebutuhan data dapat                 dipaparkan dalam format tabular.

5. KEBUTUHAN KUALITAS

    Salah satu factor yang sangat penting untuk mengukur keberhasilan projek sistem informasi adalah        sistem informasi tersebut harus berkualitas tinggi.

6.KETENTUAN DAN KONSTRAIN SISTEM

    Dalam projek ini, berisi ketentuan-ketentuan yang terkait dengan perangkat lunak.

7.PENUTUP

    Menuliskan kesimpulan, saran-saran yang terkait dengan dokumen ini atau harapan-harapan pihak        tim developer dalam projek pembangunan sistem informasi ini.

BAB 2 Deskripsi Umum Sistem

2.1 Tujuan Bisnis

Tujuan bisnisnya adalah untuk menyediakan suatu platform pemasaran berbasis website dengan nama Walang Auto Webrent, untuk menunjukkan eksistensi perusahaan dalam jangka panjang karena dengan adanya website ini akan membuktikan bahwa perusahaan sudah maju dari segi teknologi dan diharapkan akan mampu bersaing dengan perusahaan lain. Selain itu untuk meningkatkan kemajuan dalam hal pengembangan sumber daya masyarakat agar lebih terbuka untuk belajar soal teknologi. Perusahaan juga akan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat seiring dengan perkembangan sistem atau perusahaannya

2.2  Organisasi Usulan

Berdasarkan struktur organisasi usulan pada Gambar 2.1, maka berikut adalah penjelasan mengenai deskripsi kerja untuk masing-masing posisi :

1.       System Manager Perusahaan Walang AutoWebRent

a.      Mengevaluasi kebutuhan pengguna serta fungsionalitas sistem

b.      Menerima laporan perkembangan website.

c.       Menjadwalkan upgrade dan backup keamanan dari website yang digunakan perusahaan.

d.      Melihat laporan data transaksi dan pengguna website.

e.       Memastikan proses pengembangan website berjalan dengan baik.

2.       Manajemen Admin

a.      Menambah data pelanggan.

b.      Melihat informasi data pelanggan

c.       Menambah data produk

d.      Melihat informasi produk

e.       Mengubah/mengedit informasi produk.

f.        Membuat laporan data produk.

g.      Membuat laporan data pelanggan.

3.       Manajemen Transaksi dan Penjualan

a.      Mengawasi proses transaksi dan penjualan.

b.      Mengontrol data transaksi yang dilakukan pada website.

c.       Menentukan jadwal perubahan harga

d.      Menerima permintaan pembatalan transaksi.

e.       Membuat laporan operasional data transaksi secara berkala.

4.       Manajemen Keamanan Sistem

a.      Bertanggung jawab atas keamanan mencakup firewall, kontrol perlindungan data, pemindaian kerentanan, dan sebagainya.

b.      Mengelola tim yang mengawasi penyebaran, konfigurasi, dan fungsi yang tepat dari sistem.

c.       Memonitor keseluruhan operasi dan infrastruktur.

d.      Merincikan program respons insiden keamanan.

2.3  Prosedur-prosedur Usulan

Gambar 2.2 Proses Login

Gambar 2.3 Memilih Kendaraan

Gambar 2.4 Edit Data

Gambar 2.5 Detail Data

Gambar 2.6 Data Pemesanan

BAB 3 Kebutuhan Fungsional

3.1 Diagram Use-Case User

Use Case merupakan gambaran dari proses sistem secara keseluruhan yang melibatkan actor dalam hal pengguna. Use case adalah cara untuk menunjukan stakeholder sistem akan berinteraksi dengan sistem. Contoh gambar use case diagram dapat dilihat pada Gambar 3.1. 

Gambar 3.1 Use-Case Diagram User Website Walang Auto WebRent

3.2. Skenario untuk Setiap Fungsi Use Case Diagram – User

Pada use case diagram useruser dapat melakukan beberapa aksi pada use caseUser dapat langsung bisa mengakses bagian Home, melihat produk, keranjang. Namun jika user ingin melakukan transaksi pada Website Walang Auto WebRent, user harus login terlebih dahulu jika sudah memiliki akun. Namun jika user belum memiliki akun, maka user dapat memilih register terlebih dahulu. Setelah user sudah melakukan login atau register maka user dapat langsung melanjutkan proses pemesanan kendaraan. Use case diagram user Website Walang Auto WebRent dapat dilihat pada Gambar 3.1.

 3.3. Diagram Use Case Admin

Use case diagram admin merupakan diagram yang ditujukan untuk admin dengan menampilkan beberapa aktivitas admin di dalam sistem. Use case diagram admin website Duacomp dapat dilihat pada Gambar 3.2.

Gambar 3.2 User Case Diagram Admin Website Walang Auto WebRent

Bab 4 Kebutuhan Data

4.1 Data Masukan

DataAtribut-atribut pada Data
tbsopirKd_sopir, nama_sopir, kelamin_sopir, umur_sopir, tlp_sopir, alamat_sopir, tarif_sopir
tbmerkKd_merk, merk_mobil, jenis_mobil
tbdetailsewaKd_detail, kd_cs, kd_sewa, kd_sopir, total_harga, ket, note_sewa
tbmobilNo_polisi, kd_merk, foto_mobil, tarif_mobil, keterangan, status
tbcustomerKd_cs, nama_cs, kelamin_cs, alamat_cs, tlp_cs, username_cs, password_cs, level_cs
tbsewaKd_sewa, no_polisi, tgl_sewa, tgl_kembali, total_sewa

4.2.   Laporan-laporan

PenggunaNomor laporanNama laporanAtribut-atribut laporan
AdminMP-1Transaksi PenyewaanKd_admin, nama_admin, tlp_admin, username, password, level
PenggunaMP-2Transaksi ReservasiKd_cs, nama_cs, kelamin_cs, alamat_cs, tlp_cs, username_cs, Password_cs, level_cs.

Bab 5 Kebutuhan Kualitas

Salah satu factor yang sangat penting untuk mengukur keberhasilan projek sistem informasi adalah sistem informasi tersebut harus berkualitas tinggi. Untuk keperluan pengukuran kualitas sistem setelah sistem selesai dibangun/dikembangkan, beberapa key success factor (KSF) atau kriteria- kiteria perlu didefinisikan. Kriteria-kriteria yang didefinisikan harus melingkup aspek keamanan sistem, kemudahan penggunaan, kecepatan akses data/laporan (termasuk aspek skalabilitas) dan kebenaran data/laporan. Selain itu, perlu juga didefinisikan kriteria lainnya, seperti kemudahan instalasi, pemeliharaan sistem, inter-operability dengan sistem-sistem lain, dan lain-lain.

Bab 6 Ketentuan dan Konstrain Sistem

6.1.   Perangkat Lunak dan Tools

Tuliskan lingkungan pengembangan perangkat lunak (tool, bahasa pemrograman, DBMS, framework, dll) yang digunakan selama masa pembangunan sistem.

Beberapa contoh lingkungan perangkat lunak:

1.    Sistem Operasi Windows 10

2.    XAMPP

3.    Visual Studio Code sebagai Text Editor

4.    Web Browser: Microsoft Edge

6.2.   Infrastruktur Sistem

Spesifikasi perangkat keras:

1.    Processor Ryzen 5 3500H

2.    System type 64 bit

3.    RAM Memory 16 GB

4.    SSD 256 GB

5.    Mouse & Keyboard

Spesifikasi perangkat lunak dan DBMS:

1.      Database MySQL: MySQL (My Structured Query Language) adalah sebuah program database server yang mampu meneriman dan mengirimkan datanya dengan sangat cepat, multi user serta menggunakan perintah dasar SQL (Structure Query language).

2.      Framework Laravel: Laravel adalah framework aplikasi web kontemporer, open source dan digunakan secara luas untuk perancangan aplikasi web yang cepat dan mudah menggunakan konsep Model-View-Controller.

Bab 7 Penutup

7.1 Kesimpulan

Pembuatan website rental mobil pada Walang Autoweb Rent bertujuan untuk mempermudah  calon customer dalam reservasi penyewaan mobil dan juga menambahkan media dalam melakukan promosi. serta mempermudah pemilik rental dalam melakukan pembukuan yang tercatat pada data pemesanan web. dapat memudahkan customer dalam melakukan pemesanan layanan yang dapat menghemat waktu dan jangkauan jarak dan berjalan dengan baik secara keseluruhan di berbagai browser.

7.2  Saran

            Untuk pengembangan lebih lanjut website ini dapat ditambahkan layanan online payment yang terkoneksi dengan bank. Sehinga memudahkan user untuk melakukan pembayaran dan tidak menutup kemungkinan untuk ditambahkan fitur – fitur yang lebih memudahkan user seperti memberi pesan notifikasi bahwa driver sudah mendekati area penjemputan, live video kondisi mobil dan voucher diskon bagi pengguna langganan website ini.

Referensi

1 Annisa Rahmawati, Rinta Kridalukmana & Ike Pertiwi Windasari. (2015). Pembuatan Sistem Informasi Rental Mobil dengan Menggunakan Java dan Mysql.

2 Fitria & Yulia Nisa. (2017). Sistem Informasi Penyewaan Bus Online Berbasis Web Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Kuala, Volume 03, Nomor 2.

3 Muhammad Riyan, Andie, dan Muhammad Amin, (2019). Aplikasi Rental Mobil Dengan Fitur Pelacakan Gps pada CV.Rahayu Rental KM 4.5 Banjarmasin Berbasis Web, Vol 10, No.1, Januari – Maret.

4 Kadir, Abdul. (2015). From Zero to a Pro Arduino. Yogyakarta.

AUDIT WEBSITE WELANG AUTO WEB RENT

1. Apakah menu navigasi website Anda mudah ditemukan dan mudah digunakan? IYA, karena menu navigasinya terdapat di semua halaman

2. Sudahkah Anda mendefinisikan (atau apakah Anda menggunakan) skema warna di website Anda untuk konsistensi brand Anda? TIDAK, karena belu ada request warna dari client

3. Apakah tipografi dan font website Anda mudah dan enak dibaca? IYA, pemilihan font pada website sesuai dan dapat di baca dengan jelas 

4. Apakah Anda menggunakan gambar berkualitas tinggi di website Anda? IYA, gambar pada website ini menggunakan gambar berkualitas tinggi

5. Apakah keseluruhan desain website Anda sesuai dan konsisten dengan brand bisnis Anda? IYA, karena memang di tujukan untuk penyewaan rental mobil

6. Apakah website Anda mobile friendly dan responsive? TIDAK, pada beberapa halaman website kami masih ada halaman yang belum responsive

7. Sudahkah Anda mendefinisikan dengan jelas tujuan setiap halaman dari website Anda? IYA, Karena sudah setiap halaman mempunyai fungsinya masing”

8. Apakah Anda memiliki tombol CTA yang efektif di semua halaman website Anda? IYA, ada untuk melanjutkan penyewaan mobil

9. Apakah Anda memiliki landing page yang bisa untuk membangun database email? TIDAK, Website kami tidak memiliki landing page yang membangun database email

10. Apakah halaman ABOUT menjelaskan masalah yang Anda selesaikan secara sederhana dan mudah dimengerti oleh pembaca? TIDAK, pada website kami hanya menyediakan halaman kontak. 

11. Apakah konten Anda jelas dan mudah dimengerti serta membuat audiens Anda merasa berada di tempat yang tepat? IYA, Karena memang ditujukannya untuk penyewaan mobil

12. Sudahkah Anda mendefinisikan siapa pembaca atau pengunjung website Anda? IYA, semua kalangan orang yang ingin menyewa mobil dan ingin melihat konten website walang rentcar

13. Sudahkah Anda mendefinisikan “bagaimana” wesite Anda bisa melayani pengunjungnya? IYA, pengunjung dapat melakukkan konfirmasi via wa

14. Apakah website Anda memiliki pesan pemasaran yang menarik yang disesuaikan dengan pengunjung website Anda? TIDAK, website kami masih belum melakukkan pemasran yang baik, hanya dari mulut ke mulut 

15. Apakah form opt-in Anda ditampilkan secara jelas di webiste Anda? TIDAK, website kami belum memiliki form opt-in

16. Apakah form opt-in Anda dengan jelas memecahkan satu masalah orang-orang yang mengunjungi website Anda? TIDAK, website kami belum memiliki form opt-in

17. Sudahkah Anda membuat sales funnel untuk mengubah pengunjung menjadi subscribers? TIDAK, Website kami belum memiliki sales funnel

18. Apakah Anda memiliki rencana untuk mengarahkan traffic dan pengunjung ke situs web Anda? IYA, kami memiliki rencana untuk mengiklankan website tersebut ke beberapa social media

19. Apakah Anda memiliki sistem untuk melacak perilaku pengunjung dan interaksi di situs Anda (Contoh Google Analytics, Facebook Pixel, Hotjar dll) ? TIDAK, Website kami belum menggunakan google analitics

20. Sudahkah Anda secara jelas mendefinisikan hasil yang Anda inginkan dari website Anda? IYA, Website kami memang ditujukan untuk penyewaan mobil 

21. Apakah Anda memiliki plugin atau sistem keamanan untuk melindungi webiste Anda dari hacker? TIDAK, karena website kami masih menggunakan sistem keamanan yang baik

22. Sudahkah Anda menghapus pengguna default ( seperti admin, administrator, adminweb dll) di website Anda? IYA, Website kami bisa melakukkan ubahan pada halaman admin

23. Apakah Anda menggunakan password dan username yang kuat untuk mengamankan website Anda? TIDAK, Website kami masih sederhana jadi belum memiliki sistem yang dapat mensugest pasaword yang kuat

24. Apakah Anda memiliki sistem cadangan jika situs Anda di hack? IYA, kami memiliki file cadangan yang berada di cloud

25. Apakah Anda memiliki sistem anti-spam? TIDAK, Website kami belum memiliki sistem anti spam

Work Breakdown Structure (WBS)

WBS adalah penguraian atau pembagian proyek secara detail menjadi aktivitas yang hierarkis, dimana setiap aktivitas ini akan dialokasikan kepada pelaksanaan masing-masing. Pada prinsipnya Work Breakdown Structure (WBS) adalah pemecahan atau pembagian pekerjaan ke dalam bagian yang lebih kecil (sub-kegiatan)

Pada tahap analisis WBS dapat digunakan untuk memastikan akurasi dan kelengkapan dari semua personil proyek, Dijadikan sebagai dasar penganggaran dan penjadwalan, Sebagai alat kontrol pelaksanaan proyek.

Work Breakdown Structure (WBS) adalah pengelompokan pekerjaan yang berorientasi pada delivery yang terlibat dalam proyek yang mendefinisikan ruang lingkup totalnya.

WBS adalah dokumen dasar dalam manajemen proyek karena menyediakan dasar untuk perencanaan dan pengelolaan jadwal proyek, biaya, sumber daya, dan perubahan.

Rencana manajemen proyek, dokumen proyek, faktor lingkungan perusahaan, dan aset proses organisasi adalah input utama untuk membuat WBS. Selain penilaian ahli, alat atau teknik utama adalah dekomposisi—yaitu, membagi hasil proyek menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.

Walang Web Rent = WBS level 1

Persiapan, Analisis Sistem, Perancangan, Pengujian = WBS level 2

Pengkajian Hasil Evaluasi, Pengkajian Analisis Data, Perancangan Data Base, Pengujian Dilocal. dan seterusnya = WBS level 3

1. “Berapa lama Anda menyelesaikan proyek?

6 Oktober 2021- 6 Februari 2022

2. “Apakah sulit memberikan jawaban yang tepat? Sebenarnya tidak mudah, jika benar-benar pelanggan yang bertanya pada proyek yang sebenarnya.

YA, Ada sedikit kesulitan dalam menyelesaikan proyek ini dan bisa saja estimasi waktu bertambah.

3. Bagaimana Anda mengatasi masalah itu?

Dengan memberikan kepastian kepada client

Audt Sistem Informasi

Pengertian Audit Sistem Informasi

Audit Sistem Informasi adalah sebuah proses yang sistematis dalam mengumpulkan dan mengevaluasi bukti-bukti untuk menentukan bahwa sebuah sistem informasi yang digunakan oleh organisasi telah dapat mencapai tujuannya.

Tujuan Audit Sistem Informasi

Mengamankan Aset

Aset informasi milik perusahaan seperti software, hardware, SDM, dan file data harus selalu dijaga dalam suatu sistem pengendalian internal yang baik agar bisa menghindari adanya penyalahgunaan aset perusahaan. sehingga, sistem pengamanan aset menjadi hal yang sangat penting yang harus disediakan oleh pihak perusahaan

Menjaga Integritas Data

Pada dasarnya, integritas data adalah salah satu konsep dasar yang terdapat dalam sistem informasi. Data itu sendiri terdiri dari berbagai atribut tertentu, seperti kebenaran, keakuratan dan juga kelengkapan

Menjaga Efektivitas Sistem

Efektivitas sistem informasi pada suatu perusahaan memiliki peranan yang penting dalam proses pengambilan keputusan. Suatu sistem informasi dapat dikatakan efektif hanya jika sistem informasi tersebut telah sesuai dengan kebutuhan penggunanya.

 Menjaga Efisiensi Sistem

Efisiensi adalah suatu hal yang sangat penting saat suatu komputer sudah tidak lagi mempunyai kapasitas yang cukup atau harus melakukan evaluasi lagi apakah efisiensi sistem di dalamnya masih cukup atau harus menambah sumber daya.

Jenis-Jenis Audit Sistem Informasi

 Audit Sistem Informasi Laporan Keuangan

Audit sistem informasi laporan keuangan dilakukan agar bisa mengetahui tingkat kewajaran pada laporan keuangan yang sudah disediakan oleh perusahaan.

Jika sistem akuntansi perusahaan yang diaudit tersebut adalah sistem akuntansi dengan basis komputer, maka akan dilakukan audit pada sistem informasi akuntansi tersebut, apakah proses ataupun mekanisme dan juga program di dalamnya sudah sesuai, pengendalian umum pada sistem yang memadai, dan juga data yang sudah substantif.

Audit Internal

Audit internal adalah sebuah kegiatan yang dirancang untuk menambah nilai dan meningkatkan operasi badan secara independen. Kegunaanya untuk membantu badan mencapai objektif tujuan dengan sistematis, dengan pendekatan terperinci dalam menilai dan meningkatkan efektifitas dari resiko manajement, kontrol, dan proses badan organisasi.

Audit Kecurangan(Fraud)

Fraud auditing atau audit kecurangan adalah upaya untuk mendeteksi dan mencegah kecurangan dalam transaksi-transaksi komersial. Untuk dapat melakukan audit kecurangan terhadap pembukuan dan transaksi komersial memerlukan gabungan dua keterampilan, yaitu sebagai auditor yang terlatih dan kriminal investigator.

Audit Eksternal

Audit eksternal adalah review dari laporan keuangan atau laporan dari suatu entitas, biasanya pemerintah atau bisnis, oleh seseorang tidak berafiliasi dengan perusahaan atau lembaga. Audit eksternal memainkan peran utama dalam pengawasan keuangan perusahaan dan pemerintah karena mereka dilakukan oleh individu di luar dan karena itu memberikan pendapat tidak memihak. Audit eksternal biasanya dilakukan secara berkala oleh bisnis, dan biasanya diperlukan tahunan oleh hukum bagi pemerintah.

lembaga-lembaga Audit Sistem Informasi di Indonesia

Ikatan Audit Sistem Informasi Indonesia (IASII)

Ikatan Audit Sistem Informasi Indonesia (IASII) merupakan suatu lembaga yang dibentuk oleh beberapa praktisi dari berbagai organisasi dan universitas di bidang Sistem Informasi. Lembaga ini berdiri pada tanggal 20 Mei 2014. Adapun tujuan yang dimiliki oleh lembaga ini yaitu menghindari penyimpangan dalam penggunaan sistem informasi di Indonesia yang kini semakin pesat.

Lembaga Pengembangan Auditor Internal (LPAI) Indonesia

Lembaga Pengembangan Auditor Internal (LPAI) Indonesia adalah suatu lembaga yang memiliki fokus perhatian pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pada bidang audit internal. Sebagai salah satu divisi training dari Proesdeem Indonesia sejak 1995, LPAI merupakan lembaga konsultan manajemen yang memfokuskan kegiatannya pada pelatihan manajemen. Lembaga Pengembangan Auditor Internal (LPAI) Indonesia menyelenggarakan pelatihan internal audit dan fraud audit secara lengkap, terprogram-berkesinambungan, kurikulum berkualitas, serta senantiasa dievaluasi dan diupdate 

Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI)

Salah satu unsur kelembagaan dalam kerangka GCG yang diharapkan mampu memberikan kontribusi tinggi dalam level penerapannya adalah “Komite Audit”. Keberadaan IKAI diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengawasan internal perusahaan, serta mampu mengoptimalkan mekanisme checks and balances, yang pada akhirnya ditujukan untuk memberikan perlindungan yang optimum kepada para pemegang saham dan para pemangku kepentingan lainnya.

Tugas pokok dari komite audit adalah membantu Dewan Komisaris dalam melakukan fungsi pengawasan. Hal tersebut mencakup review terhadap sistem pengendalian internal perusahaan, kualitas laporan keuangan, dan efektivitas fungsi audit internal. Tugas komite audit juga erat kaitannya dengan menelaah risiko yang dihadapi perusahaan, dan juga kepatuhan terhadap regulasi. Keberadaan Komite Audit menjadi sangat penting sebagai salah satu perangkat utama dalam penerapan good corporate governance

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI)

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) merupakan suatu lembaga tertinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang memilki wewenang memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. BPK RI didirikan pada tahun 1946. Pada pasal 23 ayat (5) UUD Tahun 1945 menetapkan bahwa untuk memeriksa tanggung jawab tentang Keuangan Negara diadakan suatu Badan Pemeriksa Keuangan yang peraturannya ditetapkan dengan Undang-Undang. Hasil pemeriksaan itu disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

Adapun tugas dari Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK RI) yaitu melakukan audit yang berkaitan dengan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat Pemerintah Daerah, dan lembaga negara lainnya seperti Bank Indonesia, BUMN, BUMD, Dewan Pelayanan Publik, dan lembaga lain yang mengelola keuangan negara. BPK RI menyerahkan hasil audit kepada DPR, DPD, dan DPRD sesua dengan kewenangan masing-masing.

Refrensi

12 Prinsip Animasi

1. Solid Drawing
Dasar utama tentang animasi adalah menggambar, meskipun saat ini sudah ada komputer namun menggambar secara manual dinggap menghasilkan animasi yang lebih peka. Menggambar memiliki peranan sebuah animasi, khususnya animasi klasik ditinjau dari proses ataupun hasilnya. Menggambar bisa menjadi sebuah observasi dalam pemahaman terhadap anatomi, komposisi, berat, keseimbangan, dan pencahayaan.
 
2. Timing & Spacing
Animator Disney, Grim Natwick, mengatakan, “Animasi adalah tentang timing dan spacing” Timing yaitu ketika animator menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus dilakukan. Spacing yaitu menentukan percepatan dan perlambatan dari bermacam-macam gerak.
 
3. Squash & Stretch
Prinsip animasi yang satu ini mengupayakan efek lentur pada karakter seolah-olah memuai dan menyusut sehingga memberikan efek yang lebih hidup. Penerapan prinsip ini akan memberikan efek dinamis terhadap gerakan sebuah karakter atau benda hidup. Contoh paling mudah adalah kamu bayangkan sebuah bola dilemparkan. Saat menyentuh tanah, maka bola yang awalnya bulat menjadi lonjong horizontal, hal ini memberikan efek yang dinamis dan lebih hidup.
 
4. Anticipation
Prinsip Anticipation bisa dikatakan sebagai persiapan gerak atau ancang-ancang. Misalnya saat sebuah karakter yang ingin melompat, karakter tersebut harus memiliki gerakan membungkuk terlebih dahulu kemudian baru benar-benar melompat.
 
5. Slow In & Slow Out
Prinsip animasi Slow In & Slow Out menegaskan bahwa setiap gerakan memiliki kecepatan dan kelambatan yang berbeda. Slow in terjadi jika sebuah gerakan diawali secara lambat kemudian menjadi cepat. Slow out terjadi jika sebuah gerakan yang relatif cepat kemudian melambat.
 
6. Arcs
Sistem pergerakan karakter yang ada biasanya bergerak mengikuti pola atau dikenal dengan Arcs. Hal ini dibuat agar karakter bergerak secara smooth dan realistik karena pergerakannya mengikuti sebuah jalur yang sudah dibuat, misalnya lingkaran, elips, atau parabola.
 
7. Secondary Action
Secondary action ada dibuat untuk memperkuat gerakan pertama  agar terlihat lebih realistis. Kemunculannya berfungsi memberikan emphasize yang tidak dimaksudkan menjadi pusat perhatian. Contoh secondary action adalah saat sebuah karaketer berjalan di mana gerakan utamanya melangkahkan kaki seperti biasa. Nah, secondary action dapat diaplikasikan dengan mengayunkan tangan.
 
8. Follow Through & Overlapping Action
Follow through bisa digunakan untuk membuat bagian tubuh tertentu tetap bergerak meskipun sebuah karakter berhenti bergerak. Misalnya seletah melompat, rambut si karakter tetap bergerak. Overlapping action secara mudah bisa dianggap sebagai gerakan saling-silang. Maksudnya, adalah serangkaian gerakan yang saling mendahului (overlapping). Contoh : Kelinci yang melompat. Sesaat setelah melompat telinganya masih bergerak-gerak meskipun gerakan utama melompat telah dilakukan.
 
9. Straight Ahead & Pose to pose
Ada dua cara yang bisa dilakukan animator dalam membuat animasi, yaitu straight ahead action dan pose to pose. Untuk straight ahead action, seorang animator membuat animasi dengan cara menggambar satu per satu dan dilakukan dengan seorang diri hingga selesai. Kualitasnya memang akan konsisten, tetapi waktu pengerjaan membutuhkan waktu yang lama. Sedangkan pose to pose adalah pembuatan animasi yang dikerjakan hanya dengan menggambar keyframe-keyframe tertentu saja. Pengerjaannya bisa dilakukan oleh banyak orang, sehingga waktu pengerjaannya akan lebih cepat dan cocok untuk industri animasi.
 
10. Staging
Prinsip animasi staging meliputi bagaimana lingkungan dibuat untuk mendukung suasana atau ‘mood’ yang ingin dicapai dalam sebagian atau keseluruhan scene. Biasanya berkaitan dengan posisi kamera pengambilan gambar. Posisi kamera bawah membuat karakter terlihat besar dan menakutkan, kamera atas membuat karakter tampak kecil dan bingung sedangkan posisi kamera samping membuat karakter tampak lebih dinamis dan menarik.
 
11. Appeal
Setiap animasi atau studio animasi memiliki gaya visualnya masing-masing. Misalnya saja kamu bisa membedakan gaya animasi buatan Jepang, Disney, atau Dreamworks walaupun melihat dengan sekilas. Hal ini karena mereka mampu memiliki appeal atau gaya tersendiri dalam pembuatan karakter animasi.
 
12. Exaggeration
Kamu mungkin sudah sangat sadar bahwa film animasi kebanyakan dibuat secara berlebihan atau hiperbolis. Nah, prinsip animasi exaggeration ini mengupayakan untuk mendramatisir animasi dalam bentuk rekayasa gambar yang hiperbolis di mana pembuatannya dilakukan untuk keperluan komedik.

Pengenalan Animasi

Definisi Animasi

Kata “animasi” itu sendiri berasal dari kata dalam khasanah bahasa Inggris abad pertengahan (1375–1425). Kata dalam Middle English, “animat” dan kata Latin, “animātus” dianggap memiliki kaitan dengan “animasi”. Kata ini berasosiasi dengan makna “terisi dengan napas atau udara, dipercepat, bergerak (bentuk lain dari kata kerja bahasa Latin, animāre).

animasi saja, adalah film yang merupakan hasil dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar yang bergerak. Pada awal penemuannya, film animasi dibuat dari berlembar-lembar kertas gambar yang kemudian di-“putar” sehingga muncul efek gambar bergerak. Dengan bantuan komputer dan grafika komputer, pembuatan film animasi menjadi sangat mudah dan cepat. Bahkan akhir-akhir ini lebih banyak bermunculan film animasi 3 dimensi daripada film animasi 2 dimensi.

Animasi bisa direkam di media analog, seperti buku, film gambar bergerak, rekaman video atau di media digital, termasuk sejumlah format, seperti GIF animasi, animasi Flash atau video digital. Untuk menampilkannya, diperlukan perangkat seperti komputer, proyektor atau kamera digital atau smartphone.


Metode-metode pembuatan animasi mencakup metode pembuatan animasi tradisional dan metode-metode yang melibatkan animasi gerakan objek dua dan tiga dimensi seperti potongan-potongan kertas, boneka dan sosok dari tanah liat. Gambar-gambar ini disajikan dalam kecepatan pergantian yang relatif cepat. Biasanya kecepatan pergantian itu mencapai 24, 25 hingga 30 frame per detiknya.

Kategori Animasi

1. Animasi tradisional

Animasi tradisional seringkali disebut juga sebagai animasi di gambar tangan (hand-drawn animation) atau cel animation. Di abad 20, banyak animasi yang dimulai dari animasi tradisional ini. Jadi ribuan gambar dilukis dengan menggunakan tangan di kertas-kertas yang setiap kertasnya memiliki pergerakan objek sedikit demi sedikit. Animasi tradisional memerlukan kemampuan artistik dari pelukisnya dan memiliki banyak jenis gambarnya juga.

2. Animasi 2D

Meskipun animasi 2D sbenarnya juga bisa dilakukan dalam cara tradisional, namun Animasi 2D sudah termaksud dalam kategori komputer animasi berbasis vektor. Hasil jadi dari animasi 2D ini biasanya disebut kartun, yang berarti gambar lucu. Animasi 2D banyak juga digunakan sebagai Graphical User Interfaces (GUIs) yang kalian gunakan dalam keseharian, seperti di Mac ataupun Windows.

4. Motion Graphic/capture

Motion graphic merupakan metode untuk menjadikan animasi 3d menjadi hidup, bergerak! Namun lebih daripada itu, motion graphic seringkali digunakan juga untuk menggerakkan kata (typographic) dan logo untuk tujuan pengiklanan. Kemampuan yang dibutuhkan di motion graphic berbeda dengan animasi-animasi sebelumnya, namun ada beberapa ilmu yang sama di motion graphic, seperti komposisi pergerakan dan camera graphic.

5. Stop motion

Teknik ini pertama kali diperkenalkan pada 1906 oleh Stuart Blakton. Awalnya, stop motion dilakukan dengan menggunakan tanah liat (clay) yang ditutup dengan plastisin. Setelah karakter sudah siap, badan mereka digerakkan lalu difoto dengan detil gerakan yang berbeda disetiap fotonya. Animasi ini membutuhkan frame foto yang banyak dan memakan waktu cukup lama.

Software Animasi

1.  Autodesk Maya

Maya adalah sebuah perangkat lunak keluaran Autodesk. Sangat baik digunakan untuk kamu berkreasi dan permodelan. Maya juga memiliki alat simulasi yang memudahkan penggunanya. Tentunya banyak orang yang memanfaatkannya untuk animasi VFX karena kelebihannya itu. 

2. Autodesk 3Ds Max

Secara harfiah 3Ds max adalah kakak dari Maya dan sama-sama keluaran Autodesk. Dalam beberapa sisi, software ini lebih rumit dari Maya. Namun, cukup mudah digunakan dalam mode script untuk permainan, sehingga 3Ds max biasanya digunakan untuk membuat game.

3. Blender

Software yang satu ini adalah yang paling sering digunakan oleh para animator dunia. Dengan demikian, kamu tidak perlu ragu dengan kemudahan dan keunggulan dari software animasi ini.

Blender adalah software open source yang mendukung animasi 3D, dengan hasil akhir yang mendekati nyata.

Blender dilengkapi dengan banyak fitur unggulan yang memudahkan tiap penggunanya, seperti sclpting, modeeling, retopology, dan curve.

4. Cinema 4D

CINEMA 4D adalah perangkat aplikasi pemodelan 3D, animasi, motion graphics dan aplikasi render yang dikembangkan oleh MAXON Computer di Jerman. CINEMA 4D memiliki fitur animating, lighting, texturing, rendering, dan fitur-fitur umum yang ditemukan dalam aplikasi 3D modeling lainnya.

DAFTAR PUSTAKA

https://www.dafideff.com/2017/03/tempat-tempat-terbaik-untuk-belajar-cinema-4d.html

Peranan Design Grafis

Peranan Desain Grafis Pada Media

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan teks dan atau gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan. Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan termasuk topografi, pengolahan gambar, dan page layout. Desainer grafis menata tampilan huruf dan ruang

komposisi untuk menciptakan sebuah rancangan yang efektif dan komunikatif. Desain grafis melingkupi segala bidang yang membutuhkan penerjemahan bahasa verbal menjadi perancangan secara visual terhadap teks dan gambar pada berbagai media publikasi guna menyampaikan pesan-pesan kepada komunikan seefektif mungkin.

Peranan desain grafis dan multimedia pada media adalah menerangkan bagaimana cara untuk berkomunikasi dan berinteraksi melalui media visual yang menggunakan gambar sebagai fasilitas untuk menyampaikan sebuah informasi atau pesan sejelas-jelasnya. Umumnya, orang akan lebih mudah menerima pesan dalam bentuk visual gambar dibandingkan dalam bentuk teks. Bentuk visual juga lebih universal ditangkap oleh mata manusia untuk berbagi latar belakang yang berbeda dan agar pesan dapat efektif dipahami, diterima, dan dapat mengubah sikap sasaran (audience) sesuai tujuan pemasaran.

Proses Perancangan Desain Grafis

1. Konsep

Konsep Adalah hasil kerja berupa pemikiran yang menentukan tujuan-tujuan, kelayakan dan segment/audience yang dituju. Konsep bisa didapatkan dari pihak non-grafis, antara lain: Ekonomi, politik, hukum, budaya dll yang ingin diterjemahkan ke dalam bentuk visual. Oleh karena itu desain grafis menjadi desain komunikasi visual karena dapat bekerja untuk membantu pihak yang membutuhkan solusi secara visual.

2. Media

Media Untuk mencapai kriteria ke sasaran/segment yang dituju, diperlukan studi kelayakan media yang cocok dan efektif untuk mencapai tujuannya. Media adalah sebuah alat yang penyampai pesan, media bisa berupa cetak dan elektronik. Agar pesan yang disampaikan tepat kepada sasaran atau audien diperlukan sebuah media yang tepat.

Beberapa jenis media yang menjadi sumber penghasilan dari desain grafis antara lain poster, pamflet, brosur, koran, majalah, baliho untuk media cetak dan televisi, website, blog untuk media elektronik.

3. Idea

Sebagai seorang desainn grafis profesional ia harus kaya akan ide. Ide-ide tersebut tidak bisa muncul begitu saja, tetapi harus dicari dengan cara melihat, membaca, sehingga dia memiliki wawasan yang luas dan dapat menerapkan idenya kedalam desain visual

4. Persiapan Data

Persiapan data berupa teks atau gambar terlebih dahulu harus kita pilah dan seleksi. Apakah data itu sangat penting sehingga harus tampil atau kurang penting sehingga bisa ditampilkan lebih kecil, samar atau dibuang sama sekali. berbagai data harus kita kumpulkan dan dipilah sebelum diolah menjadi produk grafis. Data-data tersebut bisa berupa data teks yang berupa informasi atau pesan yang disampaiakan sampai data visual seperti foto atau ilustrasi. Untuk menjadi desain yang menarik dan memiliki estetika. Maka tugas seorang desain grafis adalah mengolah, menggabungkan, menata menjadi suatu kesatuan yang utuh sehingga audien menjadi mudah menangkap pesan yang disampaikan

5. Visualisasi

Berbagai komponen yang masuk kedalam visualisasi antara lain warna, layout, finishing. Komponen-komponen diatas saling melengkapi untuk menampilkan desain yang menarik dan informatif. Kepaduan antara komponen tersebut akan menentukan keefektifan suatu desan dalam menyampaikan informasi. 

6. Produksi

Produksi Setelah desain selesai, maka desain sebaiknya lebih dahulu di proofing (print preview sebelum cetak mesin). Jika warna dan komponen grafis lain tidak ada kesalahan, maka desain anda siap diperbanyak.

dengan adanya tahapan tersebut apakah sudah mulai ada gambaran dan sudah ada idea baru untuk membuat tampilan desain grafis yang di inginkan, jika segera buat dan lakukan sesuai dengan proses yang sudah kamu pelajari baru saja.